Lo pasti tau kan situasi di Tour de France 2026? Nah, ada kabar kurang enak nih buat lo yang nge-rooting buat Tadej Pogacar. Tim UAE Team Emirates XRG lagi dilanda wabah virus yang menyerbu sejak hari istirahat (rest day) Senin lalu, dan ini jadi masalah besar banget menjelang etape-etapepamungkas di Alpe d'Huez.
Brandon McNulty, salah satu rekan satu tim Pogacar, resmi nyerah (abandon) di etape 18. Dia berhenti di sisa 21 kilometer, yang artinya perjuangan tim ini makin tipis. Belum cukup itu, dua pebalap lain—Tim Wellens dan Florian Vermeersch—juga keliatan struggle berat sepanjang etape yang punya lima tanjakan berkategori, termasuk pendakian terakhir 7 kilometer menuju finish di Orcières-Merlette.
Nah, yang bikin makin interesting, Richard Carapaz (mantan juara Giro d'Italia) berhasil截住了 (red: nggak tuh) kesempatan dari breakaway group dan menang di etape ini. Pelari asal Ekuador itu finish 45 detik lebih cepat dari Mauro Schmid dan Matteo Jorgenson. Tapi yang bikin semua mata tertuju ke Carapaz bukan cuma kemenangannya—tapi momen dia nyaris nabrak fan di tengah race. Pokoknya pure drama sih ini etape.
Meskipun Pogacar masih mantep banget di puncak klasemen dengan jarak 4 menit 32 detik dari Remco Evenepoel, kondisi timnya ini jadi pertanyaan besar. Wellens bilang dia sakit tenggorokan dan ada rider lain yang juga nggak sehat. Bahkan ada yang notice kalau Pogacar ganti celana pendek kuning biasanya jadi hitam—konon spekulasi bahwa dia juga ikutan kena virus. Dua etape berat di Alpe d'Huez masih nunggu di akhir pekan ini sebelum race finish di Paris hari Minggu. Pogacar bilang timnya bakal terus fight dan dia percaya bisa manage situasi ini, tapi buat pertama kalinya musim ini, dia keliatan agak vulnerable.
[Source: The Guardian Sport]



