Yo, gue lagi scroll TechCrunch Mobility dan nemu berita yang bikin gue literally duduk tegak. Ada apa nih?
Hook: Uber-Waymo Cerai di Phoenix, Tapi Pertarungan Sebenarnya Baru Mulai
Oke jadi begini, minggu lalu kita menyaksikan ended era kolaborasi Uber dan Waymo di Phoenix. Buat yang belum tau, kedua raksasa ini sebelumnya punya partnership buat robotaxi service di beberapa kota. Tapi sekarang? Hubunga mereka di Phoenix udah resmi berakhir, dan menurut penulis TechCrunch, pertanyaan yang lebih menarik bukan "kapan" partnership lain bakal berakhir, tapi "bagaimana" kedua perusahaan ini bakal behave setelah semua partnership selesai.
NHTSA just dropped something that makes total sense
Ini yang bikin situasi makin spicy. Uber executives udah mulai melempar not-so-subtle shots ke Waymo. Bayangin aja, udah kayak drama Korea tapi versi teknologi.Policy battleground udah mulai terlihat, dan ini baru permulaan.
Technical Detail: NHTSA Turun Tangan, Waymo dalam Sorotan
Bagian ini yang menurut gue paling krusial. National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) administrator Jonathan Morrison baru aja ngeluarin directive yang pretty much adalah ultimatum buat semua autonomous vehicle developer. Intinya? Vehicles mereka nggak boleh interference sama first responders atau law enforcement.
Quote yang bikin gue merinding:
"Let me be clear: the inability to detect and appropriately respond to such situations represents a functional insufficiency. Emergency scenes are not rare or extreme 'edge cases.' As such, NHTSA is today issuing a call to action for AV developers and operators to immediately focus their resources on fixing this issue.
Translation: NHTSA ngomong, "Fix this now or face the consequences."
Meskipun surat Morrison nggak nunjukin jari ke satu perusahaan pun (diterima sama semua AV developer yang ada di Standing General Order), basically semua orang tau ini aimed langsung ke Waymo. Kenapa? Karena investigasi TechCrunch sebelumnya menemukan bahwa Waymo—yang operate fleet robotaxi terbesar di US—udah berkali-kali berhadapan sama first responders.
Dan baru minggu ini, San Francisco supervisor Bilal Mahmood bilang dia bakal submit letter of inquiry soal bagaimana AV mempengaruhi public transit dan emergency responders setelah insiden July 4 fireworks yang menyebabkan massive gridlock. Banyak Waymo robotaxis yang harus ditowing karena kehabisan baterai selama traffic jam panjang. That's a total red flag.
Key Features: Rivian Panik Fundraising, tapi Performanya Nggak Jelek-jelek Amat
Lepas dari drama robotaxi, ada berita interessante soal Rivian. EV maker ini baru aja raise $1.32 billion dari penjualan 86.25 juta Class A common shares dengan harga $15.50 per lembar.
Timing-nya assez有意思. Rivian baru mulai deliver R2 SUV bulan lalu dan malah baru aja raise sales forecast mereka untuk 2026. Company now expects untuk deliver 66.000-70.000 vehicles setelah outperform ekspektasi sendiri di Q2.
Tapi wait, kalau performanya bagus, ngapain raise dana gede? Well, Rivian masih belum profitable, dan scaling up production—apalagi R2—itu nggak murah. Jadi ya, classic move buat prepare war chest.
Other deals yang值得关注:
- Bidbus: LA-based startup yang build marketplace buat multiple dealers bidding on cars, raise $15 juta Series A
- Lyft: Acquiring Serveo's bike-share business di Spain
- TaiSan: UK battery startup yang fokus ke sodium-ion (bukan lithium!), raise £4.65 juta seed
Geek Opinion: Regulasi AV Akan Semakin Ketat, Siap-Siap!
Gue personally think NHTSA directive ini adalah wake-up call yang udah lama ditunggu. Waymo may have the biggest fleet, tapi dengan insiden-insiden yang udah terjadi, mereka harus fix ini ASAP.
Yang juga值得关注 adalah 2026 Regulatory Plan and Unified Agenda yang dropped last week. Ada banyak proposed changes ke Federal Motor Vehicle Safety Standards (FMVSS) yang bisa sangat membantu perusahaan kayak Tesla dan Zoox yang develop vehicles tanpa steering wheel atau pedals.
Basically, the regulatory landscape is shifting dan companies yang nggak adapt dengan cepat bakal kena consequences.
Untuk kita yang interested di mobility tech, ini exciting times. Persaingan robotaxi bakal makin intense, dan menurut gue, Waymo vs Uber drama ini baru act one. Nungguin aja gimana act two-nya. 🔥
Stay tuned buat update更多 interessante news dari dunia mobility dan AI di transportasi ya!



