Oke jadi brace yourself ya buat berita ini. Volkswagen Group lagi di titik yang cukup genting banget nih.
Memo Interna Bocor, Angka 100.000 PHK Makin Nyata
Menurut laporan Reuters yang merujuk pada memo internal VW Group, CEO Oliver Blume kasih警告 (warning) ke karyawan soal "theoretical deduction" tambahan 50.000 pekerjaan. Nah kalau ditambah sama rencana awal yang udah announced sebelumnya, totalnya jadi 100.000 pekerjaan yang bakal dipotong. Angka ini nggak main-main bro, literally bisa bikin banyak keluarga kehilangan sumber penghasilan.
Blume sendiri nyadar kalau VW Group punya masalah cost structure yang parah. Dia bilang kalau biaya operasional grup ini 20% lebih tinggi dibanding kompetitor seukuran mereka. Ini yang bikin VW harus gerak cepat dan agresif banget dalam efisiensi.
Strategi Survive VW Group: Pabrik Tutup, Model Dipangkas
Jadi begini kondisi lengkapnya:
- Pabrik yang terancam tutup: Emden, Hanover, Zwickau, dan Neckarsulm. Keempatnya disinyalir nggak bisa "confirm competitive use cases" buat decade 2030-an
- Pemangkasan model: VW Group mau eliminasi hingga 50% dari total lineup dan kurangi opsi customization sampai 75%
- Produksi turun: Target pengurangan output tahunan sebesar 1 juta unit kendaraan
- Pabrik yang udah ditutup: Brussels (生产 Q8 E-Tron) dan Dresden (生产 ID.3)
Pabrik Emden sendiri itu tempat produksi ID.4, ID.7, sama ID.7 Tourer. Zwickau produksi ID.3, ID.4, ID.5, plus Audi Q4 E-Tron dan Cupra Born. Sementara Neckarsulm itu basis Audi yang bikin A5, A6, A8, sama E-Tron GT.
AdaPlan B: Bikin Mobil China di Pabrik Eropa?
Nah ini yang interesting. Kabarnya VW Group lagi eksplorasi opsi buat maintain pabrik yang ada dengan cara produksi mobil China di sana. Strategi ini bisa jadi win-win—pabrik tetep jalan, utilisasi naik, tapi yaa bakal ada pertanyaan soal brand identity VW yang selama ini diasosiasikan sama quality Germany engineering.
Ada juga opsi partnership sama defense industry yang lagi digarap.
Motor1 Take: Belum Game Over, Tapi Alarm Bells Nyala
VW Group emang lagi dalam situasi sulit, tapi bukan berarti mereka udah tamat. Di Eropa sendiri VW dan Skoda masih jadi two best-selling automakers through May. Pertumbuhan juga masih positif di South America (+8% di H1), jadi bisnisnya masih jalan.
Tapi yang jadi red flag banget adalah situasi di China. Penjualan turun drastis 25.9% di semester pertama 2026. Konsumen China sekarang more interested sama mobil lokal yang fitur lebih lengkap dan harga lebih murah. Ini threat yang serius buatVW karena pasar China adalah salah satu market terbesar mereka.
Intinya sih, VW Group butuh transformasi radikal dan cepat. Cost-cutting doang jelas nggak cukup—they need actual product strategy yang bisa compete sama Chinese EV brands yang lagi naik daun.
Source: Reuters, Volkswagen Group



