Lo pernah nggak sih tiba-tiba ngerasa post lo di X kayak ditelan bumi? Engagement anjlok drastis padahal follower udah banyak? Nah, X (dulu Twitter) baru aja announce langkah yang bakal bikin lo bisa buktiin sendiri apakah lo kena "shadowban" atau nggak.
X Nge-Open Source Algoritma "For You"
Pada Kamis lalu, X announce bahwa mereka nge-expand codebase open source mereka secara signifikan. Sekarang, lo bisa akses source code untuk algoritma "For You" timeline — feed yang muncul pas lo buka app — di GitHub bawah license Apache v2. Bukan cuma itu, mereka juga nge-expand effort open source sebelumnya dengan nambahin lebih detail, termasuk model configuration, filter, sampe core ranking system details. Intinya, sekarang lo bisa liat parameter yang dipake buat nimbangin berbagai signal — which is kunci buat ngerti postingan mana yang beneran ditampilin.
CEO X Keith Coleman bilang, "Lo bakal dapat core ranking code yang narik post dan ranking buat setiap user dan assembles the feed. Lo bisa liat sistem yang filter out content yang berpotensi problematic atau violation... Dan beberapa sistem kayak ranker dan score, lo bisa jalanin sendiri di luar company." Dia bahkan nambahin, "Ini hal yang orang bakal fairly shocked kita release."
Lo Bisa Cek Apakah Lo Di-Shadowban Atau Nggak
Selain repository GitHub tadi, X juga kasih tools baru yang bakal ngenalin lo sama transparency tool yang bakal rolling out di page "Under the Hood" di settings app. Users yang udah posting minimal 10 kali dalam sebulan bisa download aggregate stats mereka dalam format JSON file. File ini bakal nunjukin apakah ada label yang diterapkan ke akun atau post lo dalam sebulan terakhir.
Buat lo yang nggak teknis, lo bisa langsung drop JSON file ini ke LLM pilihan lo, arahin AI ke GitHub repo X, dan minta interpretasi. Simpel kan?
Fitur ini awalnya bakal available buat test group akun yang minimal berumur setahun sebagai pilot, sebelum rolling out lebih luas. Para researcher yang udah duluan preview codebase ini even berhasil dapetin "score" — value numerik yang dikalkulasi buat setiap post — dan running di luar X. Menurut Coleman, ini major milestone buat transparency effort X.
Dari GitHub, Lo Bisa Submit Pull Request
Nah, ini yang paling OP: dari GitHub repository, developers bisa submit updates alias pull requests, yang bakal dipertimbangin sama X engineers buat incorporate ke algoritma mereka. Coleman excited banget sama ide ini:
"That would be amazing to have people submitting code that improves the algorithm... I mean, how cool would it be for the X algorithm to be not just visible to the public, but also, like, by the public?"
Tapi ya, nggak semua submissions bakal masuk. Ada beberapa sistem yang nggak di-release, kayak yang pake Grok buat predict apakah post bisa violate rules. Ini emang disengaja buat protect X dari bad actors yang bisa pake info ini buat work around rules dan flood network dengan spam.
Geek Opinion: Langkah yang Larang Atau Kurang Sih?
Secara keseluruhan, ini langkah yang udah dinanti banyak orang. Concerns soal bagaimana algoritma X influence politics, elections, dan spread of misinformation emang udah lama menguap. Tapi ada twistnya nih: meskipun X jadi lebih transparent soal code dan fitur kayak Community Notes, mereka arguably jadi kurang transparent secara keseluruhan di area lain.
Setelah jadi private company lagi, X nggak lagi required buat report ke SEC. User metrics, growth, revenue, sampe government takedown requests sekarang jarang banget di-report.
Tapi hey, minimal sekarang lo punya tools buat audit sendiri kan? Lo bisa buktiin sendiri apakah sistem ini "level playing field" atau nggak. Dan kalau lo ngerasa nggak fair, lo bisa critique — which basically bakal bikin X terus improve dan address concern-lo.
Jadi, lo udah cobain belum transparency tool-nya? Atau lo masih skeptis sama langkah X ini? Drop opinion lo di bawah! 🔥



